KUIS MINGGU 2 ALINEAKU
SESI KUIS – MINGGU KEDUA
LEMBAR BELAJAR – Materi singkat tentang kata depan ‘di’ dan imbuhan ‘di-‘
(sebelum kita memasuki sesi latihan, silahkan pelajari materi ini terlebih dahulu)
Kata Depan ‘di’
- Pengertian: Kata depan ‘di’ digunakan untuk menunjukkan tempat, arah, waktu, atau cara.
- Contoh penggunaan:
- Tempat: Buku itu ada di atas meja.
- Arah: Dia pergi di sekolah.
- Waktu: Kami bertemu di sore hari.
- Cara: Dia berbicara di telepon.
- Ciri-ciri: Selalu ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
Imbuhan ‘di-‘
- Pengertian: Imbuhan ‘di-‘ merupakan awalan yang ditambahkan pada kata dasar untuk membentuk kata kerja pasif.
- Contoh penggunaan:
- Buku itu dibaca oleh Andi. (Buku menjadi objek yang dikenai tindakan membaca)
- Rumah itu dibangun tahun lalu. (Rumah menjadi objek yang dikenai tindakan membangun)
- Ciri-ciri: Selalu ditulis serangkai dengan kata dasarnya.
Perbedaan Kata Depan ‘di’ dan Imbuhan ‘di-‘
Aspek | Kata Depan ‘di’ | Imbuhan ‘di-‘ |
Fungsi | Menunjukkan tempat, arah, waktu, atau cara | Membentuk kata kerja pasif |
Penulisan | Ditulis terpisah | Ditulis serangkai |
Contoh | di atas, di dalam, di sini, di sana | dibaca, ditulis, dibangun, dimainkan |
Contoh Kalimat untuk Membedakan
- Kata depan ‘di’: Andi bermain bola di lapangan. (Menunjukkan tempat)
- Imbuhan ‘di-‘: Bola itu dimainkan oleh Andi. (Membentuk kata kerja pasif)
Intinya:
- Kata depan ‘di’ menunjukkan tempat, arah, waktu, atau cara. Selalu ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
Imbuhan ‘di-‘ digunakan untuk membentuk kata kerja pasif. Selalu ditulis serangkai dengan kata dasarnya.